BOGOR – Harga cabai rawit merah mengalami lonjakan di sejumlah pasar rakyat Kabupaten Bogor. Kenaikan harga komoditas tersebut menjadi perhatian Perumda Pasar Tohaga dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Meski harga cabai rawit merah mengalami peningkatan, kondisi harga sejumlah komoditas pangan lainnya secara umum masih terpantau relatif stabil. Perumda Pasar Tohaga terus melakukan pemantauan perkembangan harga dan pasokan bahan pokok di pasar-pasar yang dikelolanya.
Humas Perumda Pasar Tohaga, M. Fahrizal, menyampaikan bahwa kenaikan harga cabai rawit merah perlu menjadi perhatian bersama, namun kondisi tersebut tidak mencerminkan kenaikan harga seluruh komoditas pangan.
“Memang saat ini harga cabai rawit merah mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Namun, berdasarkan pemantauan kami, komoditas lainnya masih relatif stabil. Perumda Pasar Tohaga terus berupaya memastikan ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok tetap terpantau agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat,” ujar M. Fahrizal.
Ia menambahkan, pemantauan harga menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang, daya beli masyarakat, serta keberlangsungan aktivitas perdagangan pedagang pasar rakyat.
Perumda Pasar Tohaga juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi potensi gejolak harga dan memastikan distribusi bahan pangan berjalan dengan baik.
Kondisi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa dinamika harga komoditas pangan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pasokan dari daerah produsen dan kelancaran distribusi.
Perumda Pasar Tohaga berkomitmen untuk terus hadir sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas perdagangan dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.
